Bearded vulture, hering berjanggut pemakan tulang yang unik di pegunungan dunia

Gambar
PR JATENG -  Di antara deretan burung pemangsa di dunia, Bearded Vulture atau Hering berjanggut menjadi salah satu yang paling unik. Burung besar ini justru dikenal lebih menyukai tulang dibandingkan daging segar, sebuah kebiasaan yang jarang dimiliki satwa lain. Penampakan Bearded Vulture kerap mencuri perhatian. Tubuh bagian atasnya didominasi warna gelap, sementara dada hingga kepala berwarna lebih terang. Ciri khas lainnya adalah jumbai bulu menyerupai janggut di bawah paruh, yang membuatnya tampak gagah sekaligus eksotis. Burung ini hidup di kawasan pegunungan Eropa, Asia, hingga Afrika. Dengan bentang sayap yang bisa mencapai hampir tiga meter, Bearded Vulture mampu melayang lama mengikuti arus udara di wilayah pegunungan terjal. Dalam unggahan video akun Facebook Porco Project, diperlihatkan bagaimana burung ini beraktivitas di alam liar. “Bearded Vulture adalah burung yang lebih suka memakan tulang daripada daging,” tulis Porco Project dalam keterangan videonya. Ber...

Momen unik, ratusan ibu berlari sambil mendorong stroller di She Runs The World 2025

bundayuniblog.blogspot.com - Ajang She Runs The World 2025 meninggalkan kesan tersendiri, dengan kehadiran ratusans para ibu yang berlari sambil mendorong stroller anak.

Fenomena stroller moms tersebut menjadi momen ikonik, menandai semakin inklusifnya ruang olahraga bagi perempuan di Indonesia.

Diinisiasi Heylocal, ajang ini berhasil mengumpulkan 1.200 peserta dari beragam latar belakang.

Acara ini diikuti anggota komunitas wanita, pekerja profesional, ibu rumah tangga, hingga para Locallady yang datang dari berbagai kota untuk turut serta.

"She Runs The World selalu menjadi wadah di mana perempuan merasa dilihat, didukung, dan dirayakan," kata Founder & Creative Director Heylocal, Nadya Rosmalina di Jakarta, baru-baru ini.

Nadya mengaku tersentuh melihat banyaknya para ibu hadir bersama anak-anaknya tahun ini.

Kehadiran para ibu dengan stroller tidak hanya menjadi pemandangan unik, tetapi juga simbol aktivitas fisik dan peran sebagai ibu dapat berjalan beriringan.

Hal tersebut memperkuat pesan olahraga perempuan kini lebih menyenangkan dan ramah bagi semua kalangan, termasuk ibu yang memiliki anak kecil.

"Ini menunjukkan ruang olahraga perempuan kini semakin inklusif – bahwa menjadi ibu dan tetap aktif bukanlah dua hal yang saling meniadakan," imbuh Nadya.

Untuk memperkuat ekosistem olahraga perempuan yang suportif, She Runs The World 2025 juga berkolaborasi dengan LadyFit sebagai sport hub partner.

Kemitraan tersebut bertujuan memberdayakan lebih banyak perempuan melalui aktivitas fisik dan komunitas.

Kolaborasi menarik lainnya datang dari Hydro Flask, yang meluncurkan tumbler edisi khusus Hydro Flask x Heylocal Vol. 2.

Tumbler ini hadir dengan desain khas Heylocal, melanjutkan kesuksesan perilisan Vol. 1 pada LadyFit Padel Tournament sebelumnya.

Perhelatan ini juga menjadi panggung peluncuran Runera Sport Series, lini sport apparel terbaru dari Heylocal.

Koleksi ini dirancang khusus untuk mendukung perempuan agar tetap aktif dengan nyaman, percaya diri, dan fungsional dalam berbagai jenis olahraga.

Menyusul tingginya antusiasme peserta di Jakarta, She Runs The World berencana melanjutkan rangkaian gerakannya melalui roadshow ke tiga kota besar lainnya di Indonesia.

Selain fokus pada olahraga dan pemberdayaan, She Runs The World tahun ini juga menghadirkan kampanye kemanusiaan bertajuk “Thousand Hearts for Sumatra”.

Kampanye ini mengajak peserta diajak untuk berdonasi mulai dari Rp30.000 sebagai bentuk solidaritas terhadap korban banjir di Sumatra.

Sebagai imbalan, pendonasi akan mendapatkan pita hitam yang dikenakan saat berlari, melambangkan dukungan dan belasungkawa bagi para korban bencana.

"Melalui kampanye Thousand Hearts for Sumatra, kami ingin menunjukkan bahwa setiap langkah kecil perempuan hari ini dapat membawa harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang terdampak bencana. Solidaritas seperti inilah yang membuat komunitas ini begitu berarti," tuturnya. (mcr31/jpnn)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Putusan Pengadilan Nomor 1707 K/PID.SUS/2016 tentang Kasus Farmasi YONGKY SALIM

Petani Suka Makmur Bentuk Koperasi Tani Jaya untuk Kemakmuran Bersama

Jadwal KM Kelud Jakarta-Medan, Berangkat 17 Oktober 2025